Setiap Pemimpin akan ditanya tentang Ra’iyyah -nya!!!


Setiap Pemimpin akan ditanyatentang Ra’iyyah -nya

Oleh:H.A.Khudori Yusuf.

Orang tua sebagai pemimpin unit terkecil disebuah komunitas masyarakat, yaitu keluarga memilikitugas ganda dalam kehidupan ini. Tugas pertamaadalah memperbaiki diri dan tugas ke dua adalahmemperbaiki keluarga; isteri dan anak-anaknya.Sebagai hamba Allah seperti halnya individuindividu yang lain, orang tua berkewajiban untukmenjaga dirinya dari neraka dengan mempelajariajaran agama dengan baik lalu mengamalkan semuaperintah Allah dan menjauhi larangan-Nya. Karenapada hakekatnya manusia di dunia ini hanya ada dua;yaitu orang yang berusaha menyelamatkan dirinya darineraka hingga ia berhasil membebaskannya dan yang ke dua adalah orang yang berusaha –justru- untuk mencelakakan dirinya. Rasulullah bersabda:

الناس غاديان فغاد في فكاك نفسه فمعتقها ، وغاد فموبقها “.رواه ابن حبان والترمذي

Namun lebih dari itu, sebagai seorang pemimpin dan yang bertanggungjawab atas anggota keluarga-nya, orang tua dituntut untuk mendidik, membina dan membentuk sebuah keluarga yang taat kepada Allah dan Rasul-Nya.

Dalam ayat-ayat dan hadits yang menjelaskan kewajiban ini sering disebutkan pribadi orang tua terlebih dahulu sebelum keluarga seperti dalam ayat 6surat at-Tahrim:

“Hai orang-orang yang beriman,peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka …”.

Ini menunjukkan bahwa dalam membina orang lainterutama keluarga keteladanan merupakan suatukeniscayaan. Pepatah arab mengatakan :ابدأ بنفسك ثم بمن تعول “Mulailah dari dirimu, kemudian disusul dengan orangyang menjadi tanggung jawabmu”.Tanpa keteladanan akan sangat sulit mewujudkan sebuah ketaatan massal,dari skala terkecil satu oranghingga ke keluarga,dari keluarga menular kemasyarakat dari tingkat terkecil terus meningkat keyang lebih besar hingga membentuk sebuah ummatyang taat kepada Allah ta’ala.Jika keteladanan sudah diupayakan namun belum juga nampak hasilnya, jangan lupa untuk bersabardengan terus memberikan keteladanan tanpa henti,karena kesabaran adalah kunci kesuksesan.Allahta’ala berfirman:

وأمر أهلك بالصلاة واصطبر عليها) (سورة طه : 132 )

Artinya: “Dan perintahkanlah kepada keluargamu mendirikan shalat dan bersabarlah dalam mengerjakannya…” (Q.S. Thaaha : 132)

Ingatlah Wahai para orang tua, ada akhirat yang menanti kita dengan segala konsekwensi dari semuaperbuatan kita. Setiap individu akan mempertanggungjawabkan segala perbuatannya,setiappemimpin akan ditanya tentang Ra’iyyah (yang dipimpin)-nya. Di saa tbanyak orang melalaikan upaya untuk mendidik anak dengan menyerahkan pendidikan anak kepada pembantu hanya untuk alasan mengejar kekayaan dunia. Meski untuk itu, orang beralasan bahwa ia tengah menyiapkan masa depan anak supaya lebihcerah nantinya, karena sesungguhnya pendidikan yang paling menentukan adalah pendidikan ketika kecil.Karena pendidikan di saat kecil berkait dengan pembentukan watak dasar dan aspek mental serta kecenderungan anak ke arah yang positif atau negatif.Karena itu tidak bisa tidak, berbagilah tugas dengan suami atau isteri anda. Selamat membaca, semogabermanfaat

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: